Ruang sendiri

Sementara waktu terus bergulir,

sebuah bongkahan es mencair

kemudian menjadikanya air

larut di permukaan laut samar mengalir.


kebosanan kian enggan

perihal nyaman bukan jaminan

kebebasan seharusnya jadi landasan

setiap kritikan dalam sebuah perjalanan.


kau, aku dan mereka sama

sering tertawa tapi tak lupa akan luka,

sering berduka tidak jauh dari rasa kecewa,

memilih berusaha untuk terus mencapai bahagia.


dalam angan

terbentuk sebuah lamunan,

dalam impian

yang berharap jadi kenyataan,


di benahi dengan hati

di selesaikan diri sendiri

logika yang tak terlampaui

di dalam RUANG SENDIRI...

Komentar